01 06
Tinta Distress
Kertas yang tertekan. Kate Pullen Jika Anda pernah melihat proyek-proyek karet stamping yang menggunakan teknik-teknik menyedihkan yang luar biasa dan bertanya-tanya bagaimana mereka melakukannya, baca terus! Kertas yang menyusahkan menciptakan hasil yang tidak biasa dan menarik dan sangat menyenangkan untuk dilakukan. Tinta khusus dan beberapa teknik sederhana membantu memastikan hasil yang bagus. Lihat berbagai tinta distress khusus yang tersedia.
Apakah Distress Inks?
Tim Holtz Distress Inks oleh Ranger Tinta telah diformulasikan secara khusus untuk memberikan penyelesaian yang sudah tua untuk proyek-proyek. Mereka dapat digunakan dengan berbagai cara, mulai dari membuat latar belakang usia yang unik untuk stamping karet, untuk stamping gambar, menambah warna pada foto dan banyak lagi. Tinta pewarna larut air telah dirancang untuk berdarah dan menyatu di atas kertas. Mereka sangat menyenangkan untuk digunakan dan hasil yang luar biasa dapat dicapai dengan cepat dan mudah.
Untuk menggunakan Tinta Distress semua yang diperlukan adalah kertas, stempel karet, botol semprot halus atau 'spritzer' dan, tentu saja, satu atau dua tinta Distress Ink !
Kiat: Berlatih dan jelajahi teknik di atas kertas bekas. Buat catatan di atas kertas tentang bagaimana Anda mencapai hasil dan simpan ini dalam file referensi. Ini akan berguna untuk merujuk ketika merencanakan proyek stamping masa depan.02 06
Kertas Crumple
Kertas crumple. Kate Pullen Untuk menciptakan latar belakang tertekan yang menyeluruh untuk proyek-proyek stamping karet, kertas pertama harus diremas. Ini tidak semudah kedengarannya karena pendekatan yang terlalu antusias untuk meremas dapat menyebabkan kertas robek! Untuk hasil terbaik, cobalah untuk mencapai efek meruncing yang bahkan menyeluruh.
03 06
Gosok Pad Tinta di atas Kertas
Gosokkan alas tinta di atas kertas. Kate Pullen Sebarkan kertas yang kusut agar kertas itu selembut mungkin pada permukaan kerja yang rata. Ambil pad tinta dan gosokkan alas tinta di atas kertas. Tempelkan alas kertas setinggi mungkin ke kertas untuk memberikan cakupan tinta yang merata.
04 06
Semprot Kertas dengan Air
Sebelum dan sesudah disemprot dengan air. Kate Pullen Semprot kertas dengan air dan tinta akan mulai menyebar. Untuk membangun efek yang lebih padat, dengan hati-hati kembalikan kertas dan ulangi prosesnya. Kertas akan rapuh saat basah, oleh karena itu tangani dengan hati-hati - terutama saat meremas dan memilin.
Gambar menunjukkan bagaimana kertas terlihat ketika pertama kali digosok dengan tinta, dibandingkan dengan tampilannya setelah disemprotkan dengan air.
Lihat halaman berikutnya untuk variasi pada teknik ini.05 06
Stamping dengan Tinta Distress pada Kertas Basah
Stamping pada kertas basah. Kate Pullen Tinta Distress telah diformulasikan untuk mengeluarkan darah di halaman saat basah. Ini memberikan nuansa organik dan campuran yang indah untuk sebuah proyek. Variasi pada teknik dasar 'kertas kusut' adalah menggunakan Tinta Distress untuk memberi cap ke kertas yang telah dibasahi dengan semprotan air yang ringan.
Dengan pergantian dan penyemprotan bolak-balik, warna-warni memudar dari gambar yang dicap menciptakan efek yang tidak biasa. Semakin basah kertas, semakin banyak tinta memudar, oleh karena itu hasil akhir dapat dikontrol dan bervariasi. Coba biarkan kertas mengering sedikit sebelum menempelkan gambar terakhir. Ini akan membuat gambar yang lebih berbeda pada halaman.06 06
Distress Different Papers Seperti Paper Doilies
Terapkan Tinta Distress ke serbet. Kate Pullen Bereksperimen menggunakan Tinta Distress . Mengapa tidak mencoba tinta yang menarik ini dan melihat jenis efek apa yang dapat Anda capai. Gambar di atas dibuat menggunakan tinta distress pada kertas serbet.
Ini hanyalah beberapa dari berbagai cara Anda dapat menggunakan tinta untuk menciptakan latar belakang dan efek yang menarik dalam proyek kerajinan Anda. Ini mudah dilakukan dan hasil akhirnya sering menakjubkan.