Memudahkan Anak Belajar Origami

Kiat untuk Mengajarkan Origami kepada Anak-Anak

Origami bisa menjadi hobi yang menyenangkan dan bermanfaat bagi seorang anak. Ada sesuatu yang secara inheren ajaib tentang mengubah selembar kertas sederhana menjadi figur hewan atau prop untuk permainan dandanan. Mengajarkan origami kepada anak-anak tidaklah sulit, tetapi Anda perlu mengingat beberapa kiat untuk membuat proses melipat kertas lebih menarik bagi audiens yang lebih muda.

Memulai Mudah Origami untuk Anak-Anak

Berapa usia seorang anak perlu belajar origami?

Sementara anak-anak di Jepang sering mulai belajar dasar-dasar origami sebagai anak-anak prasekolah, kebanyakan orang di Amerika Serikat merasa Anda akan lebih beruntung jika Anda menunggu sampai anak Anda berusia antara enam dan delapan tahun. Anak-anak harus bisa duduk diam, mengikuti petunjuk, dan fokus pada tugas agar sukses di origami. Pemahaman dasar fraksi juga membantu, tetapi Anda dapat memberikan bantuan di bidang ini jika diperlukan.

Memilih Proyek yang Tepat

Anak-anak muda terkenal karena rentang perhatiannya yang pendek, jadi itu ide yang baik untuk memilih model dengan langkah sesedikit mungkin. Proyek origami sederhana dengan lima hingga 10 langkah sangat ideal untuk anak yang baru belajar dasar-dasar melipat kertas. Cobalah untuk memilih model daripada yang dapat diselesaikan dalam 15 hingga 20 menit.

Memilih model yang menarik minat seorang anak juga merupakan langkah yang cerdas. Jika Anda mengajar sekelompok anak laki-laki, pedang, perahu, dan hewan ternak adalah pilihan yang baik.

Jika Anda mengajar sekelompok gadis, bunga dan kupu-kupu pasti akan menjadi hit. Kotak , buku catatan, dan mahkota origami adalah pilihan proyek yang baik untuk kelompok yang mencakup anak-anak dari kedua jenis kelamin.

Dipersiapkan

Selalu luangkan waktu untuk berlatih melipat model origami sendiri sebelum Anda mencoba mengajarkan langkah-langkah itu kepada seorang anak.

Bahkan jika instruksi terlihat sangat mendasar, Anda mungkin menemukan bahwa ada bagian dari proyek yang tidak Anda pahami atau bagian yang lebih sulit daripada yang pertama kali muncul. Anda tidak ingin menghentikan pelajaran untuk mencari tahu arahnya.

Jika Anda mengajar sekelompok besar anak-anak, mungkin berguna untuk melipat versi demonstrasi dari setiap langkah dalam model Anda. Kemudian, jika seorang anak mengalami kesulitan, dia dapat melihat setiap model secara berurutan untuk membantu mengidentifikasi di mana letak masalahnya.

Ingat Bahwa Kesalahan Adalah Bagian dari Proses

Ketika mengajarkan origami kepada seorang anak, jangan berharap model pertama menjadi sempurna. Bahkan folder kertas dewasa sering harus mencoba membuat proyek yang sama tiga atau empat kali agar setiap langkah diselesaikan dengan benar. Pastikan Anda memiliki banyak kertas yang tersedia untuk berlatih. Jika Anda tidak memiliki kertas origami yang cukup, kertas komputer yang ringan dipotong menjadi kotak yang bagus. Kertas koran atau kertas kado akan berfungsi juga.

Jika anak merasa frustrasi dengan proyek, berikan bantuan yang lembut. Jangan mengkritik lipatan yang sedikit lepas. Berikan pujian untuk usaha, bahkan jika hasilnya tidak sepenuhnya sempurna. Tekankan bahwa ahli origami mengasah keterampilan mereka melalui praktik bertahun-tahun.

Jadilah Kreatif Dengan Hiasan Origami Dasar

Banyak proyek origami sederhana yang agak abstrak, yang membuat mereka sulit bagi seorang anak untuk memvisualisasikan. Meskipun Anda mungkin dapat melihat bagaimana lipatan-lipatan itu membentuk kepala kucing atau tubuh katak, siswa-siswa muda Anda mungkin tidak dapat membuat sambungan.

Menambahkan detail seperti mata Google ke model origami yang lengkap dapat meningkatkan minat anak Anda dalam mempelajari lebih lanjut tentang melipat kertas. Ada juga origami kit untuk anak-anak yang menampilkan kertas yang dipola untuk menghasilkan model dengan tampilan yang lebih realistis. Misalnya, kura-kura laut origami dalam foto yang menyertai artikel ini dilipat menggunakan kertas dari kit yang dibeli di toko Dollar Tree.