01 03
Apakah Photogaphs Horisontal dan Vertikal?
Foto Horisontal vs. Vertikal. Arthit Somsakul / Getty Images Foto horizontal adalah foto yang lebih luas daripada tinggi. Foto-foto vertikal adalah foto-foto yang lebih tinggi daripada lebar. Kamera dirancang untuk mengambil satu jenis foto - horizontal. Ini mengikuti cara manusia melihat dunia. Mata kita diatur secara horizontal di antara satu sama lain, memberi kita pandangan yang lebih luas daripada yang lebih tinggi. Ini memungkinkan kita untuk lebih sadar akan lingkungan kita melalui penglihatan tepi. Namun, dalam foto, visi kami dibatasi oleh tepi bingkai sehingga visi perifer dihilangkan. Tidak memiliki visi perifer dalam fotografi membantu fotografer untuk memusatkan perhatian pada subjek yang diinginkan dengan membatasi bidang penglihatan. Karena sebuah foto tidak dapat fokus secara selektif setelah diambil, keterbatasan bidang penglihatan ini sangat penting. Dengan memutar kamera ke samping, fotografer mencapai foto vertikal untuk lebih membatasi bidang penglihatan.
02 03
Kapan Harus Menggunakan Foto Horisontal
Foto horizontal adalah orientasi fotografi paling umum karena kamera dirancang untuk mengambil foto dengan cara ini. Banyak fotografer tidak berpikir untuk memutar kamera ke samping untuk mengambil gambar vertikal. Gambar horizontal memiliki beberapa sifat yang berbeda.
Gambar Horisontal Paling Baik Digunakan
- Ketika subjek horisontal
Ketika subjek Anda lebih lebar daripada tinggi, gambar horizontal melengkapi subjek. - Untuk memungkinkan subjek bergerak secara horizontal
Ketika subjek Anda bergerak dari satu sisi bingkai ke sisi lainnya, menggunakan format horizontal bersama dengan aturan pertiga secara visual memungkinkan ruang subjek untuk terus bergerak. Ini akan memperkuat rasa gerak dalam gambar. Ini juga berlaku untuk subjek yang melihat ke samping. Memiliki ruang terbuka ke samping memungkinkan pandangan subjek untuk melanjutkan lebih jauh daripada yang mungkin dalam gambar vertikal. - Untuk menyampaikan rasa ruang
Gambar horizontal dapat digunakan untuk menunjukkan kesan luas dalam lanskap. Jika subjek kecil ditempatkan di bidang besar, itu juga dapat digunakan untuk menunjukkan kesepian.
- Ketika subjek horisontal
03 03
Kapan Harus Menggunakan Foto Vertikal
Foto-foto vertikal kurang umum daripada foto horizontal karena mereka membutuhkan fotografer untuk mengambil langkah ekstra memutar kamera ke samping. Banyak fotografer tidak berpikir untuk memutar kamera ke samping untuk mengambil gambar vertikal. Gambar vertikal adalah cara fotografer untuk mencoba meniru kemampuan fokus selektif alami otak.
Gambar Vertikal Sangat Baik Digunakan
- Ketika subjeknya vertikal
Ketika subjek Anda lebih tinggi daripada lebar, gambar vertikal melengkapi subjek. - Untuk memungkinkan subjek bergerak secara vertikal
Ketika subjek Anda bergerak ke atas atau ke bawah, menggunakan format vertikal bersama dengan aturan pertiga secara visual memungkinkan ruang subjek untuk terus bergerak. Ini akan memperkuat rasa gerak dalam gambar. Ini juga berlaku untuk subjek yang melihat ke atas atau ke bawah. Memiliki ruang terbuka ke bagian atas bawah memungkinkan pandangan subjek untuk melanjutkan lebih jauh daripada yang mungkin dalam gambar horizontal. Ingat juga bahwa ketika subjek bergerak lebih jauh ke dalam gambar atau bergerak ke arah kamera, ini tampak sebagai gerakan "naik atau turun" saat diubah menjadi gambar 2D. Inilah sebabnya mengapa banyak gambar garis depan bekerja sangat baik sebagai gambar vertikal. - Untuk memusatkan perhatian
Gambar vertikal dapat digunakan untuk memfokuskan perhatian pemirsa pada satu subjek dengan menghilangkan hampir semua penglihatan periferal. Ini adalah teori di balik potret dan komposisi single-object lainnya.
- Ketika subjeknya vertikal